Breaking News

Stres Selama PPKM Darurat Berlaku, Ini Solusi Psikolog

,
Stres Selama PPKM Darurat Berlaku, Ini Solusi Psikolog
Foto Ilustrasi

JAKARTA -- Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat mulai diberlakukan pada Sabtu (3/7). Peningkatan kasus tak lagi dianggap angka semata. Pemerintah dan masyarakat diharapkan dapat bekerjasama dalam penanganan Covid-19, terutama dalam penerapan protokol kesehatan.

Stres, cemas, takut rasanya terus menghantui terlebih dengan lonjakan kasus Covid-19 yang meningkat secara signifikan selama beberapa waktu belakangan. Rumah sakit kolaps, tenaga kesehatan bertumbangan, raungan suara ambulans di jalan, hingga kabar duka yang tersiar.

Kondisi pandemi jelas di luar kendali individu, lalu apa yang bisa dilakukan?

Psikolog Mira Amir mengatakan saat respons individu terhadap situasi seperti ini terlalu dibawa stres, efeknya tidak baik. Berlaku pula saat orang menganggap sepele sehingga terlampau santai.

"Tapi dalam psikologi, kondisi cemas itu diperlukan. Kecemasan diperlukan untuk membuat manusia melakukan tindakan jaga-jaga, perhitungan, repot kalau enggak ada cemasnya," ujar Mira saat dihubungi CNNIndonesia.com via telepon, Jumat (2/7).

Akan tetapi saat kondisi cemas makin besar atau anxiety, individu bisa membawa fokusnya pada aktivitas lain. Sebaiknya jangan hanya mengandalkan satu aktivitas misal, menonton lewat kanal berlangganan. Mau sampai kapan nonton terus?

Mira menyarankan untuk menambah ragam aktivitas misal, memasak, merawat tanaman hias, akses media sosial misal TikTok dan sekarang yang terbaru ada fitur Reels di Instagram.

"Mereka yang aktivitasnya beragam, lebih fleksibel, lebih bisa survive," imbuhnya.

Kemudian untuk yang sudah memiliki anak, biarkan anak-anak untuk mengeksplorasi beragam kegiatan atau hobi. Tidak perlu dibawa stres bahwa apa yang jadi minatnya harus dipertajam lewat les atau pendidikan formal. Justru jika sedari dini dibiasakan melakukan beragam aktivitas, ini akan berguna saat nanti sudah dewasa.

"Anak dibiarkan bermain, musik, menyanyi bareng, gambar, melukis, merakit, ketika dewasa di usia sekian, minat yang beragam ini membuat dia dengan mudah meredakan stres," katanya.

Komentar

Loading...