Breaking News

Polres Simeulue Meringkus Pengedar Narkoba, Barang Bukti Sempat Dibuang

,
Polres Simeulue Meringkus Pengedar Narkoba, Barang Bukti Sempat Dibuang

SIMEULUE -- Tim Kucing Hitam dari Sat Reserse Narkoba Polres Simeulue dipimpin Kasat Narkoba IPTU Jh.Sialagan meringkus kepemilikan, pengguna dan pengedar Narkotika Jenis Sabu.

Pelaku yang di ringkus oleh Tim Kucing Hitam Polres Simeulue, berinisial MR (21), ex Pelajar, ia merupakan warga Desa Suka Maju, Kecamatan Simeulue Timur, Kabupaten Simeulue, Aceh. Ia diringkus di tempat tambatan perahu Nelayan yang berada di Desa Amaiteng Mulia, Sabtu Malam, 5 Juni 2021, pukul 23.30 Wib.

Kapolres Simeulue, AKBP Agung Surya Prabowo, melalui Kasat Narkoba IPTU, Jh.Sialagan mengatakan, penangkapan ini berawal dari informasi Pemuda setempat. 

"Warga pada saat itu sangat gelisah dan resah dengan aktifitas tersangka tersebut, warga sangat takut gesanya itu dikotori dengan barang Haram itu, dan masyarakat sangat takut keluarganya itu terkena narkoba, dan langsung melaporkan ke personil kami," kata Jh.Sialagan.

Berdasarkan laporan dan Imformasi itu, kami (Polisi) langsung gerak cepat melakukan penyelidikan dan Pengintaian terkait kebenaran informasi, hasilnya, saat kami (Polisi) ke lokasi, menemukan tersangka inisial MR yang sedang berjalan kaki di lokasi tersebut dan langsung dilakukan penggeladahan yang disaksikan oleh dua orang saksi. 

“Saat kami lakukan penggeledahan, tersangka MR sempat membuang sebuah bungkusan rokok dunhill yang berisikan sabu di dalamnya dan Tim langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka MR, kemudian langsung diamankan ke Mapolres Simeulue," tutur Jh. Silagan.

Menurut Pengakuan Ia, Lanjut Jh Silagan, barang bukti tersebut didapat dari inisial JND alias Black (DPO) asal dari Banda Aceh, dan sedang dilakukan penyelidikan/pengembangan oleh Sat Resnarkoba Polres Simeulue,” sebut Jh.Sialagan.

Kini tersangka diamankan di Mapolres Simeulue beserta barang bukti berat keseluruhan 1,10 gram, juga turut diamankan 1 (satu) Unit Handphone Merk Realme C15 Warna Biru yang diduga untuk melakukan transaksi jual beli barang haram itu.

Pelaku diancam dengan Pasal 112 ayat 1 Jo Pasal 114 ayat 1 dari Undang – Undang No. 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun penjara. (Ardiansyah)

Komentar

Loading...