Breaking News

Pemerintah akan Revisi PPKM, Mal Dibatasi Hingga Pukul 17.00,

,
Pemerintah akan Revisi PPKM, Mal Dibatasi Hingga Pukul 17.00,
Foto Ilustrasi Mall

JAKARTA -- Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Ganip Warsito mengatakan dalam waktu dekat pemerintah bakal merevisi aturan dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro yang tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 14 Tahun 2021.

Perubahan itu salah satunya menetapkan jam operasional sektor ekonomi seperti mal atau pusat perbelanjaan hingga pukul 17.00 WIB. Rencana keputusan anyar itu menurutnya merupakan hasil rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo Senin (28/6) siang.

"Sektor-sektor ekonomi seperti mal ini hanya akan dioperasionalkan sampai pukul 17.00 WIB," kata Ganip dalam rapat koordinasi Satgas Covid-19 yang disiarkan melalui kanal YouTube Pusdalops BNPB.

 Sementara dalam ketentuan Instruksi Mendagri Nomor 14 Tahun 2021 sebelumnya, pusat perbelanjaan atau mal yang berada di zona merah hanya boleh beroperasi hingga pukul 20.00 WIB dengan jumlah pengunjung maksimal 25 persen dari kapasitas.

Ganip juga mengingatkan bahwa selama Penguatan PPKM mikro nanti, restoran hanya diizinkan untuk layanan take away atau bawa pulang lewat pesanan menyesuaikan jam operasional yang dibatasi sampai dengan pukul 20.00 WIB.

Sementara sebelumnya masih ada ketentuan baik itu restoran, warung makan, kafe, PKL, dan lapak jajanan, baik yang berdiri sendiri maupun di pasar, pusat perbelanjaan atau mal hanya diizinkan makan di tempat atau dine in maksimal 25 persen dari kapasitas.

"Kemudian restoran hanya diizinkan untuk take away, ini dibatasi sampai pukul 20.00 WIB," kata dia.

Lebih lanjut, Ganip juga meminta agar komunitas mikro seperti kelurahan membuat aturan sebagai upaya pencegahan virus corona. Salah satunya seperti menutup sebagian akses jalan. Ia mencontohkan semisal ada 4 jalan di sebuah desa, maka yang difungsikan bisa hanya satu saja, sementara 3 lainnya bisa ditutup sementara.

Ganip mengingatkan bahwa upaya penyelesaian pandemi covid-19 ini tidak bisa dilakukan pemerintah seorang diri, melainkan harus ada sinergitas dari masyarakat. Untuk itu, ia juga meminta masyarakat untuk patuh terhadap protokol kesehatan covid-19.

"Dalam kegiatan Satgas ini hendaknya kita bisa membuat satu pekerjaan menjadi pekerjaan bersama," pungkasnya.

Penambahan kasus virus corona harian di Indonesia tembus 10 ribu kasus lebih dalam 12 hari berturut-turut, bahkan pada 27 Juni kemarin kasus pecah rekor tertinggi dengan penambahan 21.342 kasus sehari.

Data harian yang dirilis Satuan Tugas Penanganan Covid-19 per hari ini, Senin (28/6) mencatat terdapat penambahan kasus covid-19 baru sebanyak 20.694 orang. Sementara untuk kasus sembuh terdapat penambahan sebanyak 9.480 kasus, dan kasus meninggal 423 kasus baru.

Sehingga secara kumulatif, sebanyak 2.135.998 orang dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Dari jumlah itu sebanyak 1.859.961 orang dinyatakan pulih, 218.476 orang menjalani perawatan di rumah sakit dan isolasi mandiri, sementara 57.561 lainnya meninggal dunia.[]

Komentar

Loading...