Breaking News

Pandemi Covid-19 Berkepanjangan, Faisal Basri: Butuh 2-3 Tahun Ekonomi RI Bisa Naik Kelas Lagi

,
Pandemi Covid-19 Berkepanjangan, Faisal Basri: Butuh 2-3 Tahun Ekonomi RI Bisa Naik Kelas Lagi
Pakar Ekonomi Faisal Basri/Net

JAKARTA -- Bank Dunia mengumumkan, Indonesia kembali turun kelas ke level terendah yakni negara berpendapatan menengah-bawah (lower middle income), setelah 2019 lalu sempat menjadi negara dengan berpendapatan menengah-atas (upper middle income).

Tahun lalu Indonesia memang berada di level atas untuk negara berpendapatan menengah dengan Gross Nasional Income (GNI) atau pendapatan nasional bruto sebesar US$ 4.050 per kapita.

Sementara tahun ini GNI Indonesia hanya sebesar US$ 3.979 per kapita. Seiring dengan resesi ekonomi yang terjadi sepanjang 2020.

Ekonom Senior Faisal Basri mengungkapkan, karena baru naik kelas tentu saja posisi Indonesia masih dekat ke batas bawah, hanya selisih US$ 5, dengan indikator yang digunakan adalah gross national income (GNI) atau produk domestik bruto (PDB) per capita.

"Tiba-tiba pandemi menerjang, sehingga tahun 2020 mendadak sontak turun kelas, kembali dengan status negara berpendapatan menengah-bawah, jelas Faisal Basri dikutip dari laman resmi miliknya, Rabu, 7 Juli 2021.

Menurut Faisal butuh waktu setidaknya 2-3 tahun agar Indonesia bisa kembali menjadi negara berpendapatan menengah atas kembali, namun dengan beberapa catatan.

"Butuh waktu paling cepat sekitar dua sampai tiga tahun untuk mengejar status negara berpendapatan menengah-atas kembali. Syarat utama agar tidak lebih lama adalah pertumbuhan ekonomi setidaknya 5% dan nilai tukar stabil," ujarnya lagi.

Berdasarkan laporan Bank Indonesia, selain Indonesia ada tiga negara bernasib sama seperti Indonesia, yakni Belize, Iran, dan Samoa.

Sementara tiga negara turun kelas dari berpendapatan tinggi menjadi berpendapatan menengah-atas, yaitu Mauritius, Panama, dan Romania. Hanya tiga negara naik kelas: Haiti, Moldova, dan Tajikistan.

Bank Dunia diketahui telah mengubah klasifikasi GNI untuk menentukan peringkat tiap negara. Klasifikasi berubah karena di setiap negara, faktor-faktor seperti pertumbuhan ekonomi, inflasi, nilai tukar, dan pertumbuhan penduduk mempengaruhi GNI per kapita.

Di 2019, klasifikasi GNI per kapita untuk negara Low Income di level US$ 1.035, Lower Middle Income di level US$ 1.035- US$ 4,045, Upper Middle Income di level US$ 4.046 - US$ 12.535, dan High Income di level lebih dari US$ 12.535. 

Komentar

Loading...