Breaking News

Kadis RKA  Aceh Himbau Para Orangtua Urus Kartu Identitas Anak

,
Kadis RKA  Aceh Himbau Para Orangtua Urus Kartu Identitas Anak

BANDA ACEH -- Kartu Identitas Anak (KIA) merupakan tanda pengenal bagi anak dan berfungsi selayaknya KTP bagi orang dewasa. Menurut Peraturan Menteri Dalam Negeri No 2 Tahun 2016, KIA anak terbagi dalam 2 jenis berdasarkan kelompok umur yaitu untuk anak usia 0-5 tahun yang dapat dicetak  dengan syarat membawa foto kopi akta kelahiran, KK asli orang tua/wali serta KTP-el asli orang tua/wali dan kelompok anak usia 5-17 dengan syarat tambahan memabawa pas foto berwarna ukuran 2x3.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Registrasi Kependudukan Aceh (DRKA) Teuku Syarbaini kepada Mimbar Media saat ditemui disela-sela kesibukannya pada hari Selasa, 23 November 2021.

“Penting bagi orang tua untuk memastikan anaknya memiliki KIA ini. Jadi selain akta kelahiran, seorang anak wajib memiliki KIA sebagai bukti identifikasi diri anak”, Ujarnya.

Senada dengan hal tersebut Barlian menambahkan bahwa KIA berguna sebagai tanda pengenal atau bukti diri yang sah, Untuk persyaratan pendaftaran sekolah di suatu Kabupaten/Kota, melakukan transaksi keuangan di dunia perbankan, pembuatan dokumen keimigrasian, mengurus klaim santunan kematian bagi Pemegang KIA yang masih berlaku,  melindungi pemenuhan hak anak seperti akses kepada sarana transportasi dan berbagai pelayanan publik lainnya. Selain itu, KIA dapat mencegah praktek perdagangan anak sebab selain NIK, KIA juga memuat nomor Kartu Keluarga dan Nomor Akta Kelahiran.

Syarbaini juga menyampaikan bahwa bagi orangtua yang ingin mengurus KIA, dapat mendatangi kantor Disdukcapil setempat dengan membawa berkas-berkas persyaratannya. “Atau bisa juga melalui unit pelayanan keliling yang secara bergilir mengunjungi sekolah atau tempat-tempat keramaian lainnya.

Metode ‘Jebol’ Ramai Peminat

Pada kesempatan yang sama, Syarbaini menceritakan berbagai strategi yang dilakukan pihaknya agar setiap anak dapat memiliki KIA. Salah satu strategi itu adalah melakukan metode jemput bola (Jebol) dengan menggandeng Disdukcapil setempat. Metode ini dimaksudkan untuk memperluas jangkauan pelayanan serta memastikan setiap anak di Provinsi Aceh memiliki kartu identitas tersebut.

“Misalnya pada 9 November 2021 kemarin, kita melakukan kegiatan rekam-cetak KIA di SMP Negeri 1 Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar. Pada kegiatan itu kita bekerjasama dengan Disdukcapil Aceh Besar dan Dharma Wanita Persatuan DRKA”, Ungkapnya.

Dalam kegiatan tersebut, juga dilakukan penyerahan KIA secara simbolis kepada anak yang belum memiliki KIA oleh Kepala DRKA bersama para Kepala Bidang dan perwakilan Dharma Wanita. Pada kesempatan itu pula, Kepala DRKA menghimbau para siswa yang belum memiliki KIA untuk dapat meminta kepada orangtua/wali-nya agar segera mengurus pembuatan KIA.

Syarbaini menceritakan, animo para siswa untuk mendapatkan KIA pada kegiatan hari itu cukup tinggi. Terbukti, pada hari itu jumlah KIA yang tercetak mencapai 322 keping. “Kami senang sekali ternyata siswa/siswi SMP Negeri 1 Darul Imarah sangat antusias dengan kegiatan ini. Semoga kedepan kegiatan serupa dapat dilaksanakan di sekolah-sekolah lain”, Tuturnya. [*]

*Sumber :    Data Jumlah Anak Usia 0 > 17 Thn memakai DKB Semester 1 2021.
                   Penerbitan KIA memakai Data Laporan Harian per 15 November 2021.

Komentar

Loading...