Breaking News

Hendra Subrata Tiba di Indonesia Setelah 12 Tahun Buron

,
Hendra Subrata Tiba di Indonesia Setelah 12 Tahun Buron
Hendra Subrata alias Anyi alias Endang Rifai tiba di Indonesia setelah 12 tahun buron (dok. Kemenkumham)

JAKARTA -- Terpidana kasus percobaan pembunuhan Hendra Subrata alias Anyi alias Endang Rifai tiba di Indonesia setelah 12 tahun buron dan kini diterbangkan dari Singapura.

Hendra Subrata alias Anyi alias Endang Rifai merupakan terpidana yang terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan percobaan pembunuhan terhadap korban Herwanto Wibowo. Herwanto adalah pengusaha properti, yang mengalami cacat permanen pada Maret 2008 akibat ulah Hendra.

Jaksa Agung Muda Bidang Intelejen (Jamintel) Sunarta menyebut, Hendra diterbangkan dari Singapura menaiki pesawat Garuda dengan nomor DK 837, dan tiba di Bandara Internasional Soekarnk Hatta sekitar pukul 19.40 WIB.

Hendra kemudian langsung dibawa ke Kantor Kejaksaan Agung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Dalam siaran langsung lewat akun YouTube Kejaksaan Agung RI, terlihat Hendra menaiki kursi roda dan mengenakan rompi oranye. Perawakannya cukup renta dan di hadapan media, mukanya hanya tertunduk.

"Telah mendarat di Bandara Soetta, pesawat Garuda DK 837 dari Singapura dengan membawa DPO kejaksaan atas nama terpidana Hendra Subrata alias Anyi," kata Sunarta dalam rilis tersebut.

Oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat pada 2009, Hendra divonis empat tahun penjara. Ia didakwa melanggar Pasal 338 KUHP jo Pasal 54 ayat (1) KUHP.

Merujuk situs Mahkamah Agung, Hendra terbukti bersalah karena memukul Herwanto Wibowo menggunakan dumbel seberat dua kilogram. Korban dipukul di bagian kepala dan wajah hingga tak sadarkan diri.

Hendra kemudian ditangkap otoritas Imigrasi Singapura ketika hendak memperpanjang paspor palsu pada 2018. Setelah menjalani masa hukuman di Singapura, ia baru bisa dipulangkan ke Indonesia.

"Buronan atas nama Hendra Subrata alias Endang Rifai, terlaksana berkat kecermatan dan kesungguhan KBRI Singapura dalam menindaklanjuti kecurigaan dan fungsi KBRI Singapura mengenai identitas paspor WNI," kata Sunarta.

Komentar

Loading...