Breaking News

Corona Mengganas dan Uang Terbatas, Bijakkah Pemerintah Terapkan Pajak Sembako dan Ngotot Bangun Ibukota Baru?

,
Corona Mengganas dan Uang Terbatas, Bijakkah Pemerintah Terapkan Pajak Sembako dan Ngotot Bangun Ibukota Baru?
Ekonom Emil Salim

JAKARTA -- Kebijakan pemerintah di saat pandemi Covid-19 terus dikritisi. Apalagi, sebaran virus corona kembali mengganas dalam beberapa pekan terakhir. Ahad, 20 Juni 2021.

Salah satu yang ikut bersuara adalah Guru Besar Emeritus Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia Profesor Emil Salim.

Menurut Ketua Dewan Pertimbangan Presiden era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu bertanya-tanya soal kearifan pemerintah yang berencana menerapkan pajak sembako dan pendidikan pada rakyat di tengah pandemi yang belum mereda.

Di satu sisi, pemerintah terus mengebut pembangunan ibukota baru yang menghabiskan ratusan triliun rupiah.

“Bila Covid kian mengganas dan uang negara terbatas, bijakkah terapkan pajak sembako, pajak pendidikan dan serupa, ketimbang kaji ulang prioritas bangun ibukota negara dengan biaya trilliunan bertahun-tahun?” tanyanya lewat akun Twitternya.

Selain itu, dia juga meminta pemerintah untuk mengkaji ulang rencana pembelian alat utama sistem persenjataan secara jor-joran. Baginya pembelian tersebut belum layak dilakukan di saat yang sedang damai.

Selain itu, Emil Salim meminta Jokowi cs untuk menertib subsidi kepada BUMN yang merugi.

Kasus Covid-19 telah mengalami kenaikan secara signifikan. Berdasarkan data Satuan Tugas (Satgas) Covid-19, hingga Sabtu 19 Juni 2021 kasus baru virus corona telah mencapai 1.976.172 orang.

Komentar

Loading...